Apa itu bisnis travel?

 

APA ITU BISNIS TRAVEL?

Bisnis travel itu merupakan sebuah usaha yang berfokus pada membantu seseorang atau suatu pihak dalam perjalanan. Dalam lingkup luas, ada banyak sekali jenis bisnis travel yang dapat dijadikan sebagai pilihan. Tahapannya mulai dari menawarkan jasa pencarian tiket dan akomodasi murah, hingga open trip tour and travel. Bisnis tersebut juga memberikan layanan berupa pemandu wisata untuk para pelancong / touris.

Tugas-tugas dari bisnis travel itu sendiri antara lain.

a.    Mengurusi dokumen perjalanan.

b.    Menjadi perantara pemesanan akomodasi, sarana untuk berwisata dan lain sebagainya.

c.    Menjual paket wisata yang sudah dibuat atau ditawarkan oleh biro perjalanan umum.

d.    Menjadi salah satu perantara pemesanan tiket.

Dengan kata lain, Anda dapat menjual paket all in one. Paket tersebut mlai dari tiket pesawat, akomodasi hotel, transportasi dan makan selama perjalanan, guide, dan lain sebagainya. Apalagi, saat ini ada banyak sekali promo tiket pesawat murah yang dapat dijadikan sebagai alternatif solusi, aehingga trip lebih terjangkau bagi konsumen. Tentunya tetap menguntungkan pelaku bisnis tour and travel.

Sejarah bisnis travel

Perkembangan usaha perjalanan wisata pada abad XIX merupakan saat mulai dikenalnya suatu system pengaturan perjalanan yang disebut travel agent. Kemajuan di bidang transportasi, baik transportasi darat, laut maupun udara mewarnai permulaan abad XIX. Semakin banyaknya kemajuan di bidang transportasi menyebabkan semakin banyak pula orang-orang yang melakukan perjalanan dari satu kota ke kota lain, dari satu negara ke negara lain, bahkan dari satu benua ke benua lain. Keinginan manusia untuk melakukan perjalanan ini dapat terpenuhi karena adanya kemajuan dalam pembangunan akomodasi perhotelan di beberapa negara dan kota-kota penting di dunia. Adanya akomodasi perhotelan dalam suatu negara dan majunya sistem transportasi memudahkan orang untuk melakukan suatu perjalanan wisata.

Memulai dan menjalankan usaha Bisnis Travel

1.    Memilih jenis bisnis travel

Anda wajib menentukan jenis travel apa yang mau digeluti. Apakah tiket pesawat terbang, tiket bus atau kereta api, sewa kendaraan/mobil berikut sopirnya, pengurusan visa dan paspor, pemesanan kamar hotel/homestay atau vila dan sejenisnya, perjalanan ke destinasi pariwisata, serta lainnya.

Bila sudah memilih, maka Anda akan fokus dengan pilihan tersebut dan akan lebih mudah untuk mempelajari hal-hal yang diperluhan.

2.   Menentukan nama bisnis

tentunya nama untuk bisnis yang akan digunakan. Meskipun kelihatan sangat sepele, namun jangan mengabaikan pemilihan nama. Alasannya, ini akan menjadi bagian penting dalam branding. Oleh sebab itu, usahakan mengambil nama yang unik, namun mudah diucapkan, dan mudah diingat. Ini dapat membantu pemasaran bisnis nantinya. Misal Sudjono Travel. Travel Red. dan sebagainya.

3.   Memetakan lokasi

Saat membuat perencanaan bisnis travel, Anda juga harus jeli dalam membuat pemetaan lokasi. Contohnya, tempat yang akan dipromosikan menjadi tujuan dari destinasi utama seperti pantai kuta bali, ancol,.dan sebagainya. Pastikan kalau daerah tersebut memang potensial dan juga memiliki long future. Bukan hanya tempat yang viral musiman. Jika musiman, lokasi berdampak buruk bagi travel Anda.

4.    Menawarkan paket menarik

Yang tidak kalah penting nya Anda harus menawarkan paket wisata.. Supaya lebih menarik, maka pastikan Anda sudah menyusun beberapa paket sekaligus. Calon customer pun juga memiliki lebih banyak pilihan. Selain menawarkan destinasi unik, menarik, dan kekinian, cobalah melakukan riset harga pasar, kemudian aplikasikan harga paling rendah.

5.   Membuat marketing plan

Apabila Anda berniat untuk memulai bisnis travel online, Anda Dapat memanfaatkan digital marketing. Tujuannya, untuk memasarkan produk jasa dan layanan travel agen Anda. Anda bisa menggunakan fitur Google Ads, Facebook Ads, Instagram Ads, dan sebagainya. Selain jangkauan pasarnya luas, promosi online juga lebih mudah, dan hemat biaya.

 

6.    Penawaran layanan terbaik

Selain menawarkan harga miring, diskon, atau cashback untuk menarik perhatian calon customer, Anda juga harus memastikan kalau layanan yang ditawarkan juga tidak mengecewakan. Salah satunya bisa diterapkan dengan cara memberikan bonus dokumentasi foto personal maupun grup kualitas terbaik. Tujuannya, agar customer merasa senang

 

 

 

Comments